Sunday, 16 August 2015

Who am i


Who am I,
that Lord of all the earth
Would care to know my name
Would care to feel my hurt
Who am I,
that the Bright and Morning Star
Would choose to light the way
For my ever wandering heart

Not because of who I am
Not because of You’ve done
Not because of what I’ve done
But because of who You are

I am a flower quickly fading
Here today and gone tomorrow
A wave tossed in the ocean, a vapor in the wind
Still you hear me when I’m calling
And told me who I am, I am Yours…

Who am I,
that the eyes that see my sin
Would look on me with love and watch me rise again
Who am I,
that the voice that calmed the sea
Would call out through the rain
And calm the storm in me

Whom shall I fear,
who shall I fear,
‘cause I am Yours…

Sunday, 28 June 2015

PANTOKRATOR

Ikon Kristus, sang Pantokrator (Maharaja), mempunyai keindahan artistik yang jarang ditemui, mengingatkan kata-kata pemazmur: ”Engkau yang terelok di antara anak-anak manusia, kemurahan tercurah pada bibirmu” (Mzm 45:3).

Santo Yohanes Krisostomus menggunakan pujian ini kepada Yesus ketika dia menulis: ”Kristus sedang berada pada tahap pertama hidup-Nya ketika dilengkapi dengan kekuatan Roh, dan dari sana bersinarlah dalam diri-Nya sebuah keindahan rangkap, yaitu keindahan jiwa dan badan” (PG 52, 479).

Dengan ekspresi figuratifnya, ikon ini menampilkan sintesis dari konsili ekumenis yang pertama lewat keberhasilannya menampilkan kemuliaan kemanusiaan Yesus dan kemilau keilahian-Nya.

Kristus mengenakan baju berwarna merah ditutup dengan sebuah mantel berwarna biru tua. Kedua warna itu mengingatkan kedua kodrat-Nya, sedangkan pantulan emasnya melambangkan pribadi ilahi dari Sang Sabda. Wajah-Nya, anggun dan tenang, dibingkai dengan rambut kepala yang tebal, dikelilingi dengan sebuah salib yang memancarkan halo, membawa tiga huruf Yunani ”O Ω N” (Dia yang ada), merujuk pada pewahyuan Nama Allah dalam Kitab Keluaran 3:14. Di sisi atas kiri dan kanan, terdapat dua huruf Yunani ”IC – XC” (”Yesus” – ”Kristus”) yang menunjukkan judul lukisan ini.

Tangan kanan, dengan ibu jari dan jari manis melengkung sampai saling menyentuh (melambangkan dua kodrat Kristus yang menyatu dalam pribadi-Nya), berada dalam posisi khas memberkati. Tangan kiri memegang buku Injil yang dihiasi dengan tiga kancing, mutiara-mutiara, dan batu-batu permata. Injil, simbol, dan sintesis Sabda Allah, juga mempunyai makna liturgis karena dalam perayaan Ekaristi perikop Injil dibacakan dan kata-kata Yesus sendiri diucapkan pada saat konsekrasi.

Gambar itu, sebentuk sintesis luhur dari unsur-unsur natural dan simbolis, merupakan ajakan untuk berkontemplasi dan mengikuti Yesus melalui Gereja, mempelai-Nya dan tubuh mistik-Nya, yang sampai sekarang masih terus memberkati keluarga manusia dan memancarkan sinar ke dalamnya, melalui Injil-Nya yang merupakan buku autentik tentang kebenaran, kebahagiaan, dan keselamatan bagi manusia.

Pada bulan Agustus tahun 386, Agustinus mendengar suara yang berkata: ”Ambil dan bacalah, ambil dan bacalah” (Confessiones, 8, 12, 29). Kompendium dari Katekismus Gereja Katolik, sebagai sebuah sintesis Injil Yesus Kristus yang diajarkan oleh katekese Gereja, menjadi undangan untuk membuka buku tentang kebenaran dan membacanya, bahkan menelannya sebagaimana dilakukan c Nabi Yehezkiel (bdk. Yeh 3:14).

Theophanos of Creta (1546), The Icon of Christ, Stavronikita Monastery (Mount Athos)

 

Monday, 6 April 2015

Thursday, 2 April 2015

Kecil dan bermanfaat

Kecil Dan Bermanfaat

Persiapan tugas Lektor paskah sedikit banyak membuat aku memikirkan persiapan, termasuk dalam hal penampilan, termasuk sepatu. Berhubung aku ta memiliki sepatu pantofel, untuk tugas lektor, kuputuskan pinjam pada kakakku.
Kulihat sepatu kakak tidak lagi bersih dan tidak baru namun memberikan pandangan yang lain bagi hidupku

Dapatkan kita seperti sepatu? Bermanfaat untuk orang lain. Tanpa mengeluh siapa pemakainya... Untuk apa dia dipakai... Kemana saja dia di pakai...

Sepatu paling jarang di perhatikan pemiliknya karena penggunaannya di bawah dan di injak di kaki seringkali di taruh sembarang tempat jika sudah lusuh.

Disadari atau tidak sepatu memberi manfaat dan kesehatan bagi pemiliknya...

Maukah kita belajar seperti sepatu/ sandal? Meski di pandang sebelah mata namun memberi manfaat. Meski tidak di perhatikan namun dapat memperindah kaki kita.

Mari bersama kita belajar untuk bermanfaat bagi orang - orang di sekeliling kita.
Belajar Rendah hati meski dipandang sebelah mata, Belajar sabar meskipun kadang tidak di perhatikan.

Belajar menjadi kecil dan tak terlihat namun memberi manfaat bagi sesama

*** Deus Caritas Est ***

Tuesday, 10 March 2015

I Offer My Live


This is my desire to honor you
Lord with all my heart
I worship you
All I have within’ me
I give you praise
All that I adore Is in you

Lord I give you my heart
Give you my soul
I live for you alone
Every breath that I take
Every moment I’m awake
Lord have your way in me

Sbab Tuhan Baik

Masuk gerbang-Nya bersyukur
Dengan penuh pujian
Bersuka dihadirat-Nya
Nyanyi besarkan
Agung nama-Nya

Puji Dia tuiplah sangkakala
Musik dan tarian
Semua makhluk di bumi di Surga
Dengan s’gnap hati naikkan pujian Reff

Yesus Kristus Allah Tuhanku
Pencipta s’galanya
Datang sujud dihadapan-Nya
Angkat tanganmu naikkan pujian

Puji Dia tuiplah sangkakala
Musik dan tarian
Semua makhluk di Bumi di Surga
Dengan s’gnap hati naikkan pujian Reff


Reff:
S’bab Tuhan Baik (3x)
Anug’rahnya kekal selamanya

Nyanyian Kemenangan

Sekarang T’lah tiba
Kes’lamatan dan kuasa
Dan pem’rintahan Allah kita
Kuasa-Nya yang diurapinya
Kar’na t’lah lemparkannya
Para pendakwa kita

Oleh darah Anak Domba
Oleh kesaksian kita
Iblis dikalahkan kuasa-Nya dihancurkan
Oleh darah Anak Domba